Langsung ke konten utama

aku suka menatapmu
Namun kurang rasa percaya diriku didekatmu

Aku menyukaimu tanpa alasan
Aku pernah berfikir
Kenapa aku menjatuhkan rasa untukmu?

Aku tidak sesempurna dirimu
Aku wanita yang lemah
Aku ingin menjadi bayang-bayangmu
Menopang keraguan didalam benakmu

Aku pencari celah untuk menatapmu
Menatap lekat tiap lakumu

Namun
Bergetar hati ketika kau didekatku
Aku penakut. Aku tidak berani menatap lekat binar matamu
Runtuh  keberanianku ketika raga ini
Ingin menyapamu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kau tau bagaimana degub jantungku berpacu sedemikian rupa dengan detak jam. Bahkan melebihi bagaimana cepatnya jarum jam berdetak. Ketika mataku menatap lekat sejauh kornea ini memandangmu. Nafasku tertahan sebentar ketika mata indah milikmu saling ber'adu tatap dikejauhan dengan sorot mata'ku Seakan-akan ada sebuah musik mengalun Seakan-akan setelah ini akan ada coklat dingin yang menemani'ku membaca Novel ditengah hujan. Aih.. Bagaimana mungkin aku berfikir akan membaca novel diTengah rinai hujan. Bukankah Kertas diTiap lembarannya akan luntur.Atau aku akan menikmati nikmatnya dingin memelukku lekat diTengah hujan. Nanar mataku melihatmu semakin jauh diPelupuk mataku. Aku melihat punggunggmu mulai menjauh. Aku berfikir sejenak bagaimana Selanjutnya dari firasat ini. -Senin🔙
Sunyi malam luruh bergetar Bersujud dimalam Sunyi Memeluk rindu ingin bertemu Memejamkan mata sejenak Menikmati tenangnya- hati dekat denganmu Airmata tak tertahan Luruh bersama rindu membara Merampalkan doa doa dimalamku Inginku bertemu denganmu Aku rindu kepadamu Ketika namamu yang indah aku ucapkan .. Aku ingin menangis Sebab rinduku untukmu Tak tertahan lagi.. Izinkan aku suatu hari nanti Bertemu denganmu...